SMS/WhatsApp 0812-3454-0602 aliciaflorist01@gmail.com

Cara Menanam Bunga Teratai

Cara menanam bunga teratai – Bunga teratai adalah bunga unik yang hidup di air dengan bentuk yang khas. Daunnya yang lebar membuat bunga yang satu ini menarik untuk dipandang, apalagi untuk sekedar menghias kolam kalian.

Menjadi salah satu bunga paling cantik di dunia, teratai tentu banyak dicari benihnya. Beberapa orang malah membudidayakan bunga yang satu ini untuk dijual atau sekedar untuk ditanam di danau agar danau itu cantik.

Selain cantik, ternyata bunga ini adalah bunga sakral yang disucikan oleh umat Budha. Tak heran jika umat agama Budha sering menanam bunga ini di kolam yang mereka miliki. Kali ini Alicia Florist Samarinda akan bagi-bagi info tentang bagaimana cara menanam bunga teratai yang efektif.

Penanaman dengan Biji

Hal pertama yang harus kalian lakukan adalah memarut biji bibit bunga teratai dengan parutan pada bagian ujung biji yang runcing. Setelah itu, kalian harus menyisakan pada kulit bijinya.

Hal ini adalah cara agar biji yang kalian pilih nantinya bisa memunculkan tunas baru untuk pertumbuhan bunga teratai.

Setelah itu, kalian harus menyiapkan satu gelas terisi air hangat (pastikan tidak mengandung klorin). Lalu masukkan biji bunga teratai yang telah diparut tersebut ke dalam gelas yang ada air panasnya itu. Kalian harus melakukannya setiap hari sampai tumbuh tunas teratai.

Mungkin setelah 4 atau 5 hari pasca perendaman itu, tunas biji akan tumbuh.  Setelah tumbuh, kamu tidak boleh langsung menanamnya. Kamu harus menunggu tunas itu tumbuh hingga setinggi 15 cm, setelah itu baru kalian boleh mengganti tempatnya.

Selanjutnya, kalian wajib memilih pot yang tepat. Fungsi pot ini adalah untuk tempat bibit bunga teratai itu tumbuh dan berkembang. Pastikan pot itu berukuran volume 11 hingga 19 liter, jangan sampai kekecilan. Karena jika kekecilan, pertumbuhan bakal bunga teratai bakalan terganggu..

Tips: Kalian lebih baik pilih ember berbahan plastik sebagai pot. Sebab ember hitam bisa mempertahankan panas dan membantu menghangatkan biji bunga teratai sampai biji ini tumbuh besar dan siap ditanam.

Langkah selanjutnya adalah berikan semacam jangkar berupa sedikit play dough. Sampai menutupi tunasnya, fungsi dari perlakukan ini adalah agar biji tidak keluar dari tanah.

Terakhir, kalian tekan biji itu dengan lembut ke bagian atas tanah. Biji yang sudah tumbuh itu kalian letakkan di lokasi yang dekat permukaan tanah. Akan tetapi kalian harus menaburkan selapis tipis tanah, tepatnya di atas biji setelahnya.

Kemudian, kamu turunkan ember hitam itu ke air yang dangkal dengan kedalaman maksimal sebesar 45 cm. Tentunya dengan suhu yang terukur, yaitu sekitar 21 derajat celcius.

Perawatan Bunga Teratai

Gimana sih cara merawat bunga yang hidup di air? Tentunya kamu harus tetap menyediakan suplai cahaya matahari. Kalau di dalam ruangan kamu harus menyiapkan lampu yang memiliki panas. Fungsi daun teratai yang luas itu untuk membantu mempercepat menguapnya air dalam daun.

Kalau cahayanya sedikit, maka bunga yang satu ini akan cepat mati. Selain itu, kamu harus memberikan pupuk khusus pada air. Kamu bisa membelinya di toko tanaman terdekat. Beberapa daun yang sudah layu, bisa kamu potong, asalkan jangan sampai merusak beberapa bagian bunga lainnya.

***

Nah itu dulu aja, cara menanam bunga teratai yang simpel dan mudah kamu terapkan. Memang, cara menanam bunga yang satu ini agak berbeda, karena media tanamnya adalah air. Namun dengan sedikit ketelatenan, kamu pasti bisa memiliki bunga teratai yang indah dipandang mata.

 

Open chat